Nasib Generasimu di Gedung Ini Nak!

Tidak semua kabar baik hadir dari gedung ini Nak, tapi nasib 269 juta manusia di negeri ini, nasibnya tak lepas dari ketuk palu orang yang berkantor di sini.

Bagaimana nasib generasimu kini dan kelak juga diputuskan di sini. Menteri yang mengelola level pendidikanmu memiliki jadwal rutin ke kantor ini, untuk dimintai laporan, apa yang telah dia lakukan untuk PAUD, berapa jumlah taman bermain yang sudah dibuat, berapa anggaran yang sudah dihabiskan, dan bagaimana rencana-rencana ke depannya.

Bagaimana perilaku orang di jalan raya tergantung Undang-Undang Lalu Lintas. Bagaimana pengelolaan desa dan berapa anggaran yang disiapkan negara kepadanya tergantung Undang-Undang Desa. Berapa persen penghasilan atau warisan yang harus disetor ke negara tergantung Undang-Undang Pajak Penghasilan, dan seterusnya.

Institusi ini dibuat Nak, agar keinginan penduduk terbesar ke empat di dunia dengan latar 714 suku dapat dikelola dengan baik. Cara pandang manusia atas hidup tak lepas dari kesadaran eksistensialnya, makanya butuh kelembagaan khusus agar rakyat yang berpegang pada enam agama resmi dan 187 organisasi penghayat bisa ditata.

Mustahil negara bisa menangkap secara utuh ekspektasi 269 juta warga sekaligus Nak, maka perlu ada wakil warga yang duduk di sini. Mereka yang dianggap punya kapasitas lebih, integritas lebih baik, dan kemampuan berbicara diatas rata-rata. Makanya, lembaga ini diberi nama “Parlemen” yang berasal dari bahasa Perancis, “Parle” yang artinya bicara.

Artinya, keputusan tidak diambil berdasarkan adu kuat fisik atau perlombaan jumlah massa, tapi siapa ide yang paling logis dan realitis untuk diterapkan demi kebaikan kita punya nation state?

Nak, kita selalu berdoa agar orang-orang yang duduk di sini adalah kader terbaik dari tiap wilayah (dapil). Mereka yang ingin dikenang sebagai legenda atau mengharap berkah Tuhan karena hidupnya digunakan untuk melayani orang banyak. Yang oleh Robert K. Greenleaf disebut “servant leadership”

Politisi yang memanusiakan manusia adalah syarat menuju republiknya manusia

Salam

www.republikmanusia.com

#mozanote

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *