Jumatan di Musim Gugur Kazakhstan

“Menyapa pemilik semesta” yang mengatur siang dan malam serta menata segala musim.

Di sini, jika masjid sudah penuh, warga shalat di luar dengan tetap memakai sepatu karena cuaca yang cukup dingin.

Parkir mobil dan luas masjid yang terbatas, serta cuaca yang ekstrim menjadi tantangan tersendiri dalam ikhtiar “menyapa Tuhan secara berjamaah di rumahNya”

Selama 70 tahun, Kazakhstan dibawah rezim Uni Soviet yang memiliki tafsir kurang bersahabat dengan semua agama. Namun setelah itu, semangat mencari “Tuhan sebagaimana Tuhan” terus tumbuh di negara terluas kesembilan di dunia ini. Saat ini, 70% warga Kazakhstan merupakan pengikut ajaran Rasulullah Muhammad Saw.

Masjid terbesar dan termewah di Asia Tengah telah didirikan di negara yang masuk sebagai penghasil minyak 10 besar di dunia ini. Di lantai dasarnya, warga bisa datang untuk mendaras ajaran Tauhid dan belanja segala syarat-syarat material untuk menyembah Sang Khalik.

Semoga kita semua senantiasa dalam pelukan “kasihNya”

Salam

Andi Zulkarnain
www.repiblikmanusia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.