Ulama Berjuang

Tidakkah kita menyaksikan bersama bahwa begitu banyak kaum intelektualk yang di kampus yang hanya diam melihat kehancuran negerinya, melihat ketimpangan bumi yang di injaknya. Karena mereka telah menghianati ilmu yang mereka miliki. Mereka membisu padahal mereka paham betul teori yang ideal. Mereka mengerti bahwa terjadi ketimpangan antara idealitas teori dengan realitas yang terjadi.

Olehnya itu padamulah wahai ulama, massa rakyat menanti aksi nyata. Se,oga engkau tidak ikut kaum intelektual kampus yang m,embisu itu. Mereka membiarkan para penjahat berkeliatan di depan mata. Mereka hanya cari aman untuk diri dan keluarga sendiri. mereka tak mau lagi peduli dengan nsib orang lain, termasuk nasib negerinya.

Olehnya itu, padamulah wahai ulama, massa rakyat menunggu pertolongan yang oonkrit. Masssa rakyat menunggu keteladanan bagaimana merespon ketidakadilan, apakah harus sabar sampai mati, atau ketdiakadilan harus diakhiri dengan cara perjangan. Apapun resikonya.

Yang pasti, para nabi telah mencontohkan hal tersebut. Kemudian para nabi telah menitip peraanya secara totalitas kepadamu. Maka dengans egala kemulaiaan amanah itu. Masasa ralyat menanti mu.

Ulama adalah simbol ilmu, ulama adalah simbol kebenaran, ulama adalah simbol keteladanan.

Sejatinya, idealitas bukan hanya ada di mulutmu, tapi berada pada seluruh dirimu. Karena engkau telah menyatu dengan idealitas itu sendiri. ketika ummat ingin membaca dalam ktab suci tentang akhlak, maka ketika mereka melihat dirimu, mereka segera memahaminya. Ketika ummat membaca dalam kitab suci tentang pentingnya membela kebenaran, maka mereka mengingat dirimu.

Sehingga enhkau adalah penyatuan utuh antara teori dan poraktek. Engkau adalah perpaduan sejati antara idealitas dan realitas.

Kewibawahannm,mu terpancar dalam ketulusan dan keberanianmu menegakkan ucapan mulutmu sendiri. para koruptor atau pejabat busuk akan tertekan jiwanya ketika bertemu denganmu. Para penjahat akan segan denganmu. Semua itu karena pancaran jiwamu yang tingggi.

Salam kemuliaan kepadamu wahai para ulama

Ditanganmulah perubahan besar dinegeri pengikut Muhammad terbesar di dunia digantungkan.

Salam kemuliaan kepadamu, sekali lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *