Sejarah kenabian adalah sejarah gerakan politik melawan penindasan

Mustahil mencintai Tuhan kalau membiarkan korupsi, ketimpangan, penindasan.

(Semoga ada ustd yang sampekan hal tersebut di khotbah jum’atnya).

Ustd yang mulia jangan bahas terus tentang neraka akhirat yang jauh, tapi neraka nyata di dunia, yang ada didepan hidung ummat, seperti kemiskinan, penjajahan ekonomi asing, pencurian uang rakyat, dll, tak kau sentuh sedikitpun.

Ustd jangan sampai paket umroh dan haji serta bantuan uang untuk pembangunan pesantren dan fasilitas lainnya dari penguasa membuatmu malu atau takut mengkritiknya. Bahkan engkau akhirnya jadi pelindungnya atas nama keberlanjutan dakwah yang selalu butuh anggaran.

Harusnya dengan ilmumu, engkau bisa paham bahwa ada banyak cara penguasa menyogok tokoh hebat sepertimu, termasuk dengan bantuan sosial, maka independenlah walau miskin agar engkau bebas mengontrol penguasa.

Yakinlah wahai yang mulia bahwa penguasa korup semakin banyak karena merasa didukung atau dibiarkan olehmu.  Harusnya engkau meyakinkan diri dan ummatmu bahwa tiket ke surga harus dengan melawan penguasa zalim, sebagaimana Musa, Isa, Muhammad, dkk praktekkan dan teladankan kepada ummat sezaman dan setelahnya.

foto: karawangid.com

foto: karawangid.com

Agama adalah jalan mewujudkan surga dunia dan akhirat, jangan pincang, jangan dipisahkan. Semua  penindasan, penipuan bertahan karena dibiarkan. Menonton atau pasrah terhadap penindasan sama saja bekerjasama dengan penindas. Jadi masalahnya karena tak ada yang mau memulai dan memimpin perlawanan.  Atau sekiranya ada yang melawan mereka hanya kelompok kecil yang tak menakutkan bagi penindas, bukan tokoh besar sepertimu.

Harusnya orang beragama malu, kenapa orang yang dianggap ateis justru sering berani melawan penindas, selalu ada ditengah massa rakyat yang lapar dan terzalimi. Padahal sejarah kenabian adalah sejarah gerakan politik melawan penindasan. Sejarah membuktikan dengan indah bahwa tak ada nabi yang terpisah dengan rakyat tertindas. Semua nabi membuat penindas ketakutan, tak bisa tidur dan perlahan tapi pasti penindas tergulung ditelan oleh sejarah karena gerakan massa yang dipimpin oleh para nabi-nabi. Itulah motif Tuhan mengirim nabi di bumi, bukan menjadi ahli pidato, bukan penghafal ayat, bukan tukang tidur, bukan menjadi penjilat, bukan menjadi penguasa yang seenaknya memerintah orang dengan menjual nama suci Tuhan.

Yang mulia, khotbah jum’at bukan waktu tidur atau melamun, tapi momentum untuk membakar jiwa ummat agar menjalankn fungsinya sebagai khalifah atau pemimpin di bumi. Yakinkan ummatmu bahwa “Ruh Tuhan” ditiup kedalam diri mereka bukan tanpa maksud. Ada tujuan mulia yakni agar nilai-nilai ketuhanan dapat tegak gagah dibumi.

Sadarkan ummatmu bahwa dunia bukan tempat bermain, bukan tempat membesarkan ego diri, tapi tempat untuk menyempurnakan kemanusiaan dengan memaksimalkan ibadah individu dan ibadah sosial. Hidup harus berarti bagi diri, tapi pada saat yang sama harus bermanfaat bagi tetangga, bangsa dan seluruh alam semesta.

foto: www.rimanews.com

foto: www.rimanews.com

Apa guna mesjid penuh jamaah, kalau rutan KPK juga semakin penuh dengan koruptor. Mereka pencuri uang rakyat yang menyebabkan jutaan anak kecil menangis dipagi hari karena jatah susunya yang harusnya diberikan oleh negara dicuri oleh mereka.

Realitas tersebut menjelaskan bahwa ruh agama telah mati, karena agama tak memberi efek pada kehidupan bermasyarakat. Makanya perlu ada evaluasi total terkait kurikulum, cara pengajaran agama serta kualitas SDM guru atau pendakwah karena bagaimana bisa orang mengaku bertuhan tapi juga materialis dan penipu.

foto: www.cnn.com

foto: www.cnn.com

Misalnya, pelajaran english sejak dari Sekolah Dasar (SD) sampai level Strata satu (S1) tapi pesertanya tetap tak bisa ngomong english, berarti ada masalah pada kurikulum, cara pengajaran atau pada kualitas guru. Hal tersebut tak boleh dibiarkan, harus ada keberanian untuk mengubahnya.

Harusnya mustahil orang beragama (kebaikan) bertambah, tapi kejahatan juga bertambah. kalau toh itu disebut agama, pasti agama palsu atau agama yang telah tercemari, bukan agama nabi yang asli.

Contoh, ada organisasi yang dulu pro rakyat, progresif, militan, tapi setelah puluhan tahun kematian pendirinya, organisasi tersebut berubah menjadi organisasi banci atau pro pnguasa zalim. Berarti ada penyimpangan pada organisasi tersebut, atau ada konspirasi musuh dalam organisasi tersebut yang berhasil mengubah ruh inti dari organisasi.

Yang pasti, kaidah akal sehat menjelaskan bahwa tak mungkin ada akibat tanpa ada sebab. Tak mungkin ada masalah agama seperti saat ini, tanpa ada sebabnya.

 

Hidup agama

Enyalah penindasan

 

Salam

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *