Mozaik Cinta

Kata Pengantar

Puji syukur kepada Tuhan Pecinta, pemilik segala cinta yang senantiasa memberikan cinta kepada yang dicintainya (Allah swt). Salam dan shalawat kepada tokoh agung revolusioner Rasulullah Muhammad saw. Manusia yang paling berpengaruh dalam sejarah umat manusia (Michael H. Hart, Seratus Tokoh Yang Paling Berpengaruh Dalam Sejarah, 2001).

Buku Mozaik Cinta merupakan bagian dari catatan perjalanan dua insan yang mencoba datang menyapa Sang Pecinta dengan kekuatan sayap yang telah disatukan.

Kami berharap buku ini bisa mengkongkritkan apa yang dinasehatkan Pak Kalend (Pendiri Kampung Bahasa Pare, Kediri Jawa Timur) bahwa �Peliharahlah pernikahan dengan mengingat ketika awal cinta kedua belah pihak�.

Buku ini akan menjadi memori bersama kami, bahwa kami pernah saling memuliakan dan akan terus demikian sampai kesempatan hidup terhenti. Tapi sekiranya suatu saat kami khilaf, maka semoga kitab kecil ini (Mozaik Cinta) bisa menjadi pengingat kami tentang suatu cita-cita, tentang suatu kontrak dalam cinta.

Muhammad SAW mendesain Piagam Madina agar tercipta ketentraman dan kedamaian di wilayahnya, begitu halnya John Lock mengatakan, supaya tercipta keadilan dalam suatu negara maka perlu dibuat “konsitisusi negara”. Nah, kami pun berharap buku ini akan menjadi “konstitusi rumah tangga” atau “piagam cinta”, dalam menjalani kehidupan bersama, sehingga apapun agenda strategi dan taktik kami ke depan, senantiasa berpedoman pada konstitusi atau piagam ini. Dalam buku ini juga berisi beberapa nasehat cinta dari pihak orang tua, senior dan sahabat, yang pasti ikut menyempurnakan buku ini.

Pemuliaan kami yang tinggi kepada orang tua (Winda) Ir. Muh Ilyas Beddu & Muthmainna, S.Pd, MPd dan orang tua (Zul) A. Baso Paturusi & (almh) Ummu Kalsum. Terimakasih tak terhingga juga kepada semua pihak yang telah ikut menyumbangkan tulisan, serta keluarga dan sahabat yang ikut mendoakan dan berjuang melakukan pemenuhan syarat sebab sehingga buku ini serta acara pernikahan kami (Insya Allah) dapat terlaksana sebagaimana idealnya. Penghargaan yang dalam kepada saudara Asrul Amiruddin atas nilai seninya yang tinggi dalam memoles cover buku ini.Terimakasih kepada teman-teman di Philosophia Institute, Forum Kampung Bahasa Sulawesi (FKBS), Senat Mahasiswa FE-Unhas, PMB UH Latenritatta, Latea Ri Duni (LTRD), Komunitas Kultur Annisa, Rumah Pemuda Bangsa (RPB), Komunitas di Pare Kediri: Rumah Anak Bangsa (RAB), ASSET, FKB.

Terimakasih juga kepada teman-teman JNFcrew, eXtraordinary peOple, Pr07ezholic, Moneter 07 FE-UH, Paskibra 17 dan Purna Paskibraka Indonesia Sul-Sel, teman-teman Maktim, Spes Patriae FE UH, IDEC, Acsi, serta teman-teman seperjuangan di Pascasarjana Ilmu Politik Universitas Nasional Jakarta dan Pascasarjana Program Studi Kajian Gender Universitas Indonesia. Terakhir, semoga Mozaik Cinta ini memberi manfaat kepada para pembaca, dan tak lupa kami memohon vitamin jiwa (saran kritik) demi penyempurnaan buku ini.

Selamat membaca

Jakarta, 23 Mei 2013

Zul-Winda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *