Jokowi dan Kelahiran Muhammad

save Jokowi…..
save Revolusi kecil ala Jokowi
Jokowi membangun budaya politik baru…
gaya kepemimpinan alternatif…
pemimpin hidup ditengah rakyatnya…
bukan tinggal dalam gedung (kantor) mewah yang angkuh….
kualitas pejuang tidak harus diukur pada gelar formal intelektualnya…
tidak harus dilihat pada nama besar agama yang dilekatkan…
pada kondisi tertentu agama bisa menjadi spirit untuk mengubur penindasan, tapi disisi yang lain
bukankah disetiap zaman, agama selalu menjadi hal yang seksi untuk disalahgunakan oleh para penipu-penipu itu….
bank syariah harus diuji secara kritis, dengan seberapa berpihak mereka pada kaum lemah atas program-programnya…
jangan sampai mereka menjual nama besar tuhan untuk mendapatkan nasabah yang besar dan profit yang tak terhingga..(kapitalisme dengan casing agama)…
begitu halnya partai politik islam dan para politisinya
mereka harus diuji dengan seberapa berpihak mereka terhadap nasib kaum lemah
apakah mereka berani membongkar kebusukan istana, membongkar kebusukan DPR dan berbagai kebusukan dinegeri ini
atau mereka juga bagian dari semuanya..
olehnya itu dihari kelahiran Muhammad saw ini
mari kita serukan
stop kapitalisasi Tuhan
stop politisasi Tuhan..
karena kejahatan terbesar adalah kejahatan yang mengatas namakan Tuhan…

foto: http://www.corakwarna.com

foto: http://www.corakwarna.com


Saat ini Jokowi adalah politisi/ pemimpin dinegeri ini yang benar-benar hidup ditengah jantung rakyatnya…
meskipun kebjikannya akan berhadapan dengan banyak Mafia Dan Politisi Busuk
mafia tanah, mafia proyek, mafia hukum, termasuk para produsen mobil karena kebijakan pembatasan jumlah mobil…
olehnya itu dibutuhkan kekuatan bersama semua elemen untuk menjaga pemimpin baik dan progresif yang ada dinegeri ini
saat ini, Penggunaan media sosial akan sangat berpengaruh untuk menjadi senjata politik
kita bisa belajar dari kemenangan Prita dalam kasusnya. Begituhalnya gerakan save KPK yang membuat para mafia berpikir kembali menghancurkannya
Olehnya itu berbagai serangan terhadap Jokowi, seperti isu pencitraan termasuk isu bahwa dia adalah yahudi, merupakan isu kampungan dari para mafia yang takut merugi karena kebijakan pro rakyat Jokowi, begitu juga ketakutan dari para politisi busuk yang tidak ingin tertelan oleh popularitas Jokowi , serta cemburu dengan kecintaan rakyat yang berapi-api terhadap jokowi…
Sejatinya, pada diri Jokowilah kita bisa melihat beberapa hal yang nyata dari kisah-kisah keagungan Muhammad…
bagaimana hidup dan berjuang bersama rakyatnya
bagaimana bersikap rendah diri, terbuka dan jauh dari kemewahanan, sebagaimana para politisi lainnya…
Nelson Mandela pernah mengingatkan bahwa “suatu negara jangan dilihat dari cara memperlakukan waganya yang paling tinggi, tetapi bagaimana negara itu memperlakukan warganya yang paling rendah'”.
Pada hal tersebut, kita bisa menguji jokowi bagaimana dia begitu memuliakan kaum miskin jakarta,,yang selama ini oleh banyak pejabat, dianggap sebagai sampah masyarakat dan beban nyata negara…
selamat atas kelahiran manusia yang paling berpengaruh semenjak bumi ini didirikan, sebagaimana kesimpulan Michael H Hart dalam bukunya: seratus tokoh yang paling berpengaruh dalam sejarah (2001), bahwa “Muhamad adalah manusia yang paling berpengaruh dalam sejarah umat manusia”.
selamat juga kepada jokowi karena telah membuktikn secara nyata kecintaanya kepada Muhammad, dengan mempertanggungjawabkan syahadat yang telah diucapkan.
Sebagaimana Muhammad mengatakan: bahwa: tidak dikatakan beriman orang yang dalam keadaan kenyang, sedangkan tetangganya tertidur dalam keadaan lapar”.(HR Bukhari).
Hai, pak Jokowi, kami menjadi saksi, bahwa terkadang sampai larut malam, engkau masih berkeliaran di jalan Jakarta, berkeliling melihat para pengungsi. karena sungguh engkau tidak ingin tidur sebelum yakin bahwa mereka telah mendapatkan bantuan yang cukup sehingga tetanggamu atau rakyatmu tidak tidur dalam kondisi lapar, sebagaimana pesan suci idolamu, sang politisi agung (Rasullah Muhammad saw).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *