CALEG PEREMPUAN

Saya menaruh hormat kepada tiga perempuan ini karena menolak menjadi sekedar penggembira dalam momen elektoral lima tahunan. Mereka ingin bekerja keras dan cerdas agar bisa dilantik sebagai wakil rakyat. Mereka tidak ingin hanya menjadi pemanis partai politik. Ada yang nyaleg di Aceh dan juga Jawa Barat. Namanya, Puji, Indriani hadi dan Dina Lorenza yang dulu berperan sebagai Bulan di sinetron fenomenal akhir tahun 90 an. Dia beradu akting bersama Ruhut Sitompul, Pierre Roland, Mastur, dan lainnya.

Kalau menggunakan kalimat yang lebih kritis, mereka menolak jika hanya dimanfaatkan partai untuk lolos ambang batas parlemen, 4%. Aturan ini, membuat partai harus lincah mencari pengumpul suara. Total suara pemilih akan terdistribusi ke 16 partai, sehingga tiap partai harus mengumpulkan sebanyak lima juta suara jika ingin duduk di kursi parlemen. Jadi, Si caleg pemanis tersebut, tidak harus menang dan dilantik, yang penting bisa menambah suara agar lolos dari ranjau Parliamentary threshold.

Mereka juga tidak ikhlas jika posisinya sebagai perempuan hanya untuk menyelamatkan partai dari intervensi dan ancaman negara terkait rumus pemuliaan perempuan di jalur politik. Aturan keterwakilan perempuan tersebut sudah tertuang dalam UU12 tahun 2003 Tentang Pemilu, bahwa keterwakilan perempuan sekurang-kurangnya 30 persen dalam pencalonan anggota legislatif. Kemudian dibunyikan lagi di Peraturan KPU yang baru Nomor 20 Tahun 2018 pasal 6 bahwa daftar calon wajib memuat keterakilan perempuan paling sedikit 30 persen di setiap dapil.

Kami sudah mendiskusikan beberapa tips bertarung di darat dan udara agar mereka sebagai produsen politik bisa mendapatkan apresiasi maksimal dari konsumen politik hingga di TPS. Selanjutnya, mereka perlu menjaga diksi, intonasi, keseimbangan ukuran sentimeter senyum kanan kiri, cara merespon anak kecil di lapangan, pemilihan baju dan kendaraan saat blusukan serta konten yang pas pada tiap segmen konsumen di pasar politik. (Beberapa tips lain, tidak pas diulas di medsos) 😁

#KonsultanPolitik

#Pileg2019

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *